Thursday, June 13, 2013

Mengimbangi Twitter, Kini Facebook Bisa Menggunakan Hashtag

Nampaknya persaingan antara kedua media jejaring sosial terbesar terus terjadi. Yap Facebook dan Twitter memang sudah dikenal sebagai Rival. Mendukung konsep yang sama yakni sebagai media sosial yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat dalam satu website, keduanya tapi mempunyai perbedaan yang sangat mendasar. Facebook sendiri dibangun pada tahun 2004 silam dan Twitter sendiri pada tahun 2006. Biarpun Facebook lebih dulu berdiri, nampaknya kepopuleran Twitter semakin lama kian mencuat. Twitter sendiri mempunyai berbagai fitur yang berbeda dari facebook. Fitur yang paling menjadi ciri khas dan terkenal dalam Twitter adalah fitur Hashtag (#). Untuk mencoba mengimbangi Twitter saat ini, kini Facebook akhirnya mendukung penggunaan Hashtag juga.

Mengimbangi Twitter, Kini Facebook Bisa Menggunakan Hashtag

As you know, Fitur Hashtag merupakan fitur yang memang sudah menjadi ciri khas yang melekat dalam Twitter. Kegunaan Hashtag sendiri di twitter adalah memang untuk mencari informasi atau similliar word kepada seseorang yang menggunakan kata tersebut juga. Karena fitur Hashtag juga ini lah berbagai trending topic di Twitter terbentuk. Selain itu hashtag sendiri ini memang sering digunakan oleh setiap pengguna twitter untuk memulai sebuah topik pembicaraan atau berbagai acara/event tertentu misalnya "saat ini pengunjung sudah ramai #E3 2013". Tidak mau kalah kini Facebook pun sudah bisa mendukung fitur hastag juga loh yang tentunya sudah bisa kita gunakan tidak cuma dinegara Amerika melainkan seluruh dunia.
Pengumuman mengenai fitur ini pun baru dipublikasikan oleh Facebook. Mereka mengatakan bahwa fitur hashtag bisa digunakan di seluruh dunia. Dalam pernyataannya, Facebook mengatakan bahwa fitur hashtag tersebut memungkinkan user untuk menandai bahwa status yang dibuatnya merupakan bagian dari diskusi yang lebih luas sebelumnya.Selanjutnya, dengan meng-klik hashtag tersebut, pengguna Facebook pun bisa menemukan user atau halaman Facebook lainnya yang membicarakan topik dalam hashtag tersebut. Tak hanya itu, user kini juga bisa mencari sebuah hashtag tertentu dari kolom pencarian. Tapi yang menjadi pertanyaaan, apakah fitur Hashtag di Facebook perlu? Well, jika dibandingkan dengan Facebook, hal ini akan sangat berbeda. Lain dengan Twitter, informasi di Facebook lebih bertipe luas dan sedikit lambat, sehingga, fitur hashtag pun sebenarnya tak terlalu signifikan untuk digunakan jika tujuannya agar bisa mengikuti hashtag Twitter.


Sehingga, bisa disimpulkan sebenarnya apa yang dilakukan oleh Facebook ini tidaklah begitu penting. Mungkin, sisi positif yang bisa diambil, pengguna nantinya tak perlu bingung untuk menggunakan dua jejaring sosial sekaligus, yaitu Facebook dan Twitter. Hal ini dikarenakan keduanya kini memiliki banyak fitur yang sama. Seharusnya biarlah Twitter dengan fitur hasthtagnya yang memang sudah melekat, sedangkan facebook sepertinya sudah banyak kelebihan juga.
Bagaimana dengan kalian sendiri, Apakah kalian sudah mencoba menggunakan Hashtag di Facebook? Bagaimanakah rasanya menggunakan hashtag?

Wednesday, June 12, 2013

Xbox One Baru Masuk Asia Akhir 2014, Indonesia Kapan?

Penggemar game konsol Asia khususnya konsol besutan Microsoft nampaknya harus bersabar diri jika ingin mendapatkan konsol generasi selanjutnya dari Xbox 360. Hal ini dikarenakan pemgumuman yang diberikah oleh perusahaan akan konsol ini yang baru akan masuk Asia justru di akhir tahun 2014. Cukup lama sekali bukan? Tapi semoga hal ini tidak membuat gamer di Asia mengurungkan niat mereka untuk membeli konsol ini.

Xbox One Baru Masuk Asia Akhir 2014, Indonesia Kapan?

PlayStation 4 tentu akan hadir lebih cepat dibandingkan dengan Xbox One. Mungkinkah ini akan menjadi kesempatan untuk Sony dalam mengambil hati para penggila game di Asia? Terlebih memang banyak keuntungan yang didapatkan gamer jika membeli game ini. Tapi semua tentu tidak dapat diprediksi, karena memang pertarungan yang sebenarnya antara PS4 dan Xbox One belum dimulai.


Jika semua mengetahui kalau Xbox akan dirilis pada bulan November untuk kawasan Amerika Serikat dan Eropa, seperti yang dikatakan pada The Wall Journey, hal ini dikarenakan berdekatan dengan hari raya Natal. Marketing dari perusahaan telah memikirkan hal ini matang-matang, tentu akan banyak yang membeli konsol ini sebagai kado Natal sebagai perayaan. Lalu mengapa di Asia sendiri baru dirilis justru satu tahun lebih terlambat? Alan Bowman selaku wakil presiden dari bagian marketing mengungkapkan bahwa untuk kawasan Asia sendiri masih membutuhkan pendekatan secara bertahap sebelum akhirnya konsol itu nanti dipasarkan di kawasan ini.

Dengan waktu yang cukup lama tersebut, yaitu satu tahun akan digunakan oleh developer untuk memproduksi sejumlah konten lokal yang akan disesuaikan dengan berbagai kebutuhan gamer Asia. Tentu hal ini berasalan, karena dengan adanya konten khusus untuk Asia seperti ini, pengalaman baru akan didapatkan oleh para penggemar konsol yang ada di Asia. Konsol ini sendiri juga akan dirilis ke beberapa negara yang memiliki tingkat konsumsi tinggi saja untuk konsol seperti; Taiwan, Hongkong, Singapura, Korea Selatan dan India.


Microsoft sendiri sebenarnya telah mempersiapkan hal ini dengan memberikan Xbox 360 untuk kawasan Asia. Namun apakah gamer akan dapat mempertimbangkan hal tersebut? Khususnya untuk yang berada di Indonesia, bisa jadi 2015 baru bisa menikmati konsol Xbox One. Semua tetap kembali ke gamer masing-masing, the decision is yours!

Tuesday, June 11, 2013

BBM di Android dan iOS, Penting Ga Sih?

Blackberry memang tergolong salah satu perusahaan yang terbilang cukup berani dalam mengambil langkahnya. Blackberry saat ini mungkin tengah naik daun seiring dengan larisnya jejeran produk terbarunya yakni BB Z10 dan BB Q10. Larisnya kedua produk dipasaran global ini membuat Blackberry ingin membuktikan bahwa ponsel buatan mereka diminati bukan hanya pada layanan Blackberry Messenger melainkan fitur dan spesifikasinya. Untuk membuktikan hal ini Blackberry secara berani akan meluncurkan layanan BBM yang awalnya hanya ada pada ponsel mereka ke kedua platform yang selama ini menjadi saingannya yakni Android dan iOS. Menanggapi hal ini tentu saja kita sebagai pengguna bertanya-tanya, Penting ga sih BBM ada pada Android dan iOS?'

BBM di Android dan iOS, Penting Ga Sih?

Beberapa saat lalu tepatnya di BlackBerry Live 2013, BlackBerry katakan bahwa sudah saatnya mereka membuka diri dan mempersilakan platform lain, Android dan iOS, untuk dapat menggunakan BlackBerry Messenger (BBM). Seperti yang kita tau bahwa Blackberry sampai saat ini dikenal karena layanan aplikasi chating BBM. Para pelanggan yang membeli Blackberry tentu saja mendahulukan fitur BBM ketimbang model ponsel dan spesifikasinya tersebut. Dengan pengumuman akan diluncurkan layanan unggulannya itu, banyak pengguna perangkat Android dan iOS yang kaget dan bertanya-tanya karenanya. Yang jadi pertanyaaannya, apakah layanan BBM nanti diperlukan pada Android dan iOS?
Tidak kita pungkiri bahwa Blackberry memang menjadi pelopor pertama yang meluncurkan layanan aplikasi chatting ponsel tersebut. Yap dengan gebrakannya yang sangat unik ini, ponsel Blackberry yang menawarkan fitur BBM ini diserbu masyarakat diseluruh dunia, bahkan dinegara kita sendiri ponsel BB sudah menjadi tren yang tidak bisa dipisahkan dari anak muda dan mahasiswa khususnya para ABG perempuan. Well, tapi seiring berkembangnya teknologi, nyatanya berbagai aplikasi chatting yang lebih baik dan lebih menawarkan berbagai fitur canggih didalamnya telah lahir bahkan secara multiplatform baik Android dan iOS. Dengan pengembangan yang semakin jauh, aplikasi chatting multiplatform yang tersedia pada Android dan iOS seperti WhatsApp, We Chat, Line, Kakao Talk nyatanya lebih digandrungi karena pengguna kedua OS ini yang semakin banyak dan juga merata. Dengan adanya aplikasi chatting pada Android dan iOS ini, Sepertinya BBM menjadi tidak penting. Lalu untuk apa fitur ini diluncurkan? Apakah untuk sekedar mencari sensasi belaka?


Dengan banyak munculnya aplikasi-aplikasi mirip BBM itu menjadikan BBM tidak lagi sebagai aplikasi yang wah lagi. Mungkin hal itu adalah salah satu pemikiran pihak BlackBerry yang akhirnya mengumumkan bahwa beberapa saat lagi BBM akan hadir untuk layani pengguna Android dan iOS. Walaupun BlackBerry mengatakan bahwa BBM yang akan tersedia di Google Play dan iTunes App Store itu dapat diunduh secara gratis, namun tidak untuk pemakaiannya. Pengguna masih harus membayar paket data seperti yang dilakukan pengguna perangkat BlackBerry. (Harus berbayar pula dengan paket yang sama seperti BB).
So, bagaimana dengan kalian? Apakah munculnya layanan Blackberry Messanger ini membuat kalian tertarik? Apa nantinya layanan ini juga akan sering Down seperti pada BB?

Lebih Mahal, Xbox One Justru Lebih Laris Dari PS4?

Persaingan antara Microsoft dan Sony memang sudah tidak dapat dielak lagi. Sudah dapat dilihat dari dahulu dimana kedua konsol ini bersaing secara ketat dalam dunia game. Jika dahulu kedua konsol dari produsen-produsen tersebut keluar tidak bersamaan, kali ini kedua konsol itu nampaknya bersaing secara sengit dengan mengeluarkan produk di tahun yang sama. Tentu akan semakin dapat terlihat persaingannya secara ketat saat ini, apalagi jika membandingkan dengan generasi pendahulunya antara PS3 dan Xbox 360 saja memang sudah sangat keras sekali terlihat.

Lebih Mahal, Xbox One Justru Lebih Laris Dari PS4

Kedua produsen memang sudah memperkenalkan ujung tombak masing-masing beberapa waktu terlebih dahulu sebelum konsol-konsol ini dipamerkan di ajang game terbesar di dunia pada E3 yang diselenggarakan di LA, Amerika Serikat. Persaingan tersebut ternyata semakin memanas terlebih ketika sebuah situs online Amazon mengumumkan kabar terbaru dari pre-order kedua konsol ini.


Pada situs Amazon UK, tercatat persaingan sudah mulai terlihat dari jumlah pre-order kedua konsol generasi selanjutnya ini. Yang cukup mengejutkan, meski dibilang konsol besutan Microsoft jauh lebih mahal dibandingkan PlayStation 4, ternyata berhasil mengungguli persentase penjualan meski hanya terbilang tipis. Xbox One tercatat menang 2,4 persen pada pre-order dibandingkan dengan PlayStation 4. Itu masih belum seberapa, ternyata angka pre-order yang ada ini masih lebih tinggi dari yang pernah terjadi pada Xbox 360 pada tahun 2005 yang lalu.


Saat ini kedua konsol tersebut sedang melakukan persaingan promosi dalam ajang E3. Akan menjadi menarik tentunya, dimana kedua produsen saling bersaing di waktu yang sama, jadi pengguna dapat membandingkan secara langsung yang mana yang terhebat dan yang akan mereka pilih. Calon pembeli konsol di seluruh dunia pun hingga saat ini terus memantau apa saja perkembangan dari kedua konsol tersebut. Pemenang tentu belum dapat diputuskan, karena peperangan yang sesungguhnya baru dimulai saat ini.

Tuesday, June 4, 2013

Game Pembantaian Zombie Masal State of Decay Segera Rilis

Saat-saat dimana kaum Zombie sudah menyebar dan mulai menguasai dunia, itu adalah saat dimana dunia sudah mendekati kiamat. Saat-saat dimana para manusia sudah menyerah dan lebih memilih mati ketimbang melawan, itulah saat dimana dunia akan berakhir. Eits tapi tidak dengan game yang satu ini. State of Decay merupakan game dimana terdapat beberapa manusia yang tersisa dan bertahan hidup dari serangan Zombie. Saat dimana umat manusia sudah dibantai habis, disinilah sekelompok orang berjuang untuk bertahan hidup menggunakan benda apa saja yang disekitarnya untuk membunuh para Zombie atau bahkan bos-bos Zombie yang ada.

Game Pembantaian Zombie Masal State of Decay Segera Rilis

State of Decay memang merupakan game baru yang mengusung tema bertahan hidup dari serangan ratusan bahkan ribuan Zombie. Tidak kita sangkal memang game dengan pembunuhan Zombie masall saat ini sedang populer. Seperti yang kita tau bahwa ada beberapa contoh game yang memang sudah ada dengan tema seperti ini yakni Walking Dead, Left 4 Dead, Dead Island, dll. Tapi bukan berarti dengan adanya beberapa game pendahulunya State of Decay tidak mempunyai keunggulan tersendiri nih sob. Sempat diklaim bahwa game ini menjiplak game yang baru-baru ini luncur Day Z, pihak Developer Undead Labs menepisnya dengan berbagai fitur baru yang ada di State of Decay.
State of Decay merupakan game survivor action dimana kita akan bermain bukan hanya satu orang melainkan multiplayer. Wow asik kan? Dengan multiplayer tentu saja kalian bisa membunuh Zombie secara berkelompok dan bekerja sama mencari obat, makanan dan benda-benda untuk kalian gunakan dalam pembunuhan. Selain itu, jika pada game lain kalian akan menemukan story mode yang cukup boring, Pada game State of Decay, kalian akan menemukan misi story mode yang seru dan yang lebih asik, story mode tersebut bisa kalian mainkan bersama teman kalian juga! Yang lebih asik nih, biarpun terdapat Story mode, kalian akan tetap bisa berkeliling map yang amat luas karena game ini merupakan game Open World! Luas map pada State of Decay akan memberikan kalian pemandangan dan daya jelajah amat luas. Memasuki tiap rumah yang ada untuk mencari obat dan bahan untuk bertahan hidup. Yap inilah yang menjadikan State of Decay sebagai game yang layak ditunggu kemunculannya.


Sang Developer Undead Labs juga optimis bahwa nantinya State of Decay akan menjadi game laris. Rencananya State of Decay akan dirilis pada Xbox 360 dan PC pada tanggal 6 juni mendatang di Amerika dan 10 juni mendatang di kawasan Eropa dan Asia. Saat ini memang tidak ada keterangan apakah State of Decay bisa dimainkan secara online atau hanya player Offline saja. Berharap sih game ini bisa dimainkan secara Multiplayer Online. Soal Graphic? Lihat deh gambar diatas, Epic!
So, kalian bosan dijajah oleh Zombie? Kalian bosan menjadi mangsa para Zombie? Inilah saat nya kalian bangkit dan melawan.

Monday, June 3, 2013

Menengok Elegannya PC Gaming Besutan BMW

Jika mendengar kata BMW, apa yang ada dibenak anda semua akan hal ini? Mungkin yang terpikir adalah sebuah mobil sport mewah dengan harga yang mahal atau mungkin BMW seri 3 yang menjadi impian anda selama ini. Sebuah bisnis baru nampaknya dilakukan oleh produsen mobil asal Jerman tersebut. Selain menjual perangkat komputer seperti mouse, ternyata BMW kali ini ingin menunjukkan sesuatu yang baru, yang mungkin dapat mengangkat brand mereka. BMW menampilkan sebuah PC gaming yang dibuat di Amerika.

Menengok Elegannya PC Gaming Besutan BMW

PC Gaming buatan BMW ini diberi nama AS Rock M8. Untuk yang mengetahui seri-seri mobil dari BMW tentu tidak akan asing dengan nama ini karena ini merupakan nama dari salah satu seri dari mobil BMW. PC ini dibuat tidak seperti PC biasanya, dengan sebuah desain baru, PC ini memungkinkan untuk diletakkan berdiri maupun tidur tanpa merusak penampilan yang cantik dari case PC ini.


Untuk desain luar yang ditampilkan tentu tak dapat diragukan lagi. Sisi elegan dari mobil BMW turut dihadirkan pada PC ini. Untuk isi dari PC ini sebenarnya masih berupa motherboard saja, mungkin produsen ingin sedikit membebaskan pengguna untuk memilih perangkat yang akan mereka gunakan untuk PC ini. M8 sendiri justru nampak seperti sebuah konsol dibandingkan dengan PC dari tampilan luarnya. Berbagai shortcut pada case PC ini telah diberikan suatu kemudahan. Ada berbagai tombol yang dapat membantu pengguna dengan mudah untuk mengganti suhu, tanggal, waktu, suara, kecepatan kipas dan berbagai hal untuk menjangkau komponen yang ada didalamnya.

"Game adalah semua tentang emosi dan individualitas, jadi kami membuat desain yang sangat ekspresif. Ini menyiratkan jiwa para gamers dan menawarkan perbedaan ikonik dalam sebuah PC gaming," ujar presiden Designworks Laurenz Schaffer, seperti dilansir Carbuzz.


AS Rock M8 sendiri baru saja diperkenalkan pada ajang pameran Computex di Taiwan minggu ini. Sebuah produk baru yang mungkin akan membawa nama BMW semakin melejit. Untuk harga dari PC Gaming ini sendiri masih belum diketahui. Indonesia juga belum mendapatkan konfirmasi apakah akan mendapatkan PC tersebut atau tidak. Namun kemungkinan besar PC ini akan masuk ke Indonesia. Kita tunggu saja. 

Sunday, June 2, 2013

Apple: Android Memang yang Terbesar, Tapi Belum Tentu yang Terbaik

Siapa yang tidak mengenal operating system besutan Google saat ini? Tak dapat dipungkiri lagi kalau Android saat ini adalah sistem operasi yang paling besar, dimana banyak orang yang menggunakan OS tersebut. Namun melihat hal ini, CEO dari Apple sendiri nampaknya tak mau ambil pusing, dia berpikir kalau yang terbesar belum tentu yang terbaik. Tim Cook sendiri mengatakan kalau tujuan perusahaan sendiri adalah untuk menjadi yang terbaik bukan yang terbesar, meski ada beberapa produk dari Apple yang menjadi produk terlaris di segmennya.

Apple: Android Memang yang Terbesar, Tapi Belum Tentu yang Terbaik

"Tentu saja saya melihat. Namun bagi kami, menang bukan berarti jadi pembuat terbanyak. Kami mungkin adalah pembuat PC terbaik, namun kami bukan produsen terbanyak. Sama halnya dengan pemutar MP3," katanya seperti dikutip detikINET dari Tech Digest, Senin (3/6/2013). "Namun di tablet, kami menjadi yang terbaik sekaligus pembuat terbanyak. Di ponsel, kami membuat yang terbaik, namun memang bukan yang terbanyak," jelas suksesor mendiang Steve Jobs ini.


Tim Cook sendiri mengatakan hal ini dikarenakan banyak pengguna yang merasa puas akan produk-produk Apple yang mereka gunakan. Ada sebuah pengalaman baru yang diberikan dengan menggunakan produk-produk tersebut, hal inilah yang membuat pengguna senang dan suka dengan produk dari Apple tersebut.

"Sebuah studi menyatakan bahwa transaksi e-commerce di iPad dua kali lebih banyak dibandingkan dengan seluruh kombinasi perangkat Android dalam momen belanja Black Friday tahun lalu," sebut Cook. Selain itu dia juga menambahkan kalau apa yang sering ditunjukkan dalam angka-angka adalah Apa yang sering ditunjukkan dalam angka-angka adalah orang menggunakan produk kami lebih banyak. Saya menggunakan iPad dengan persentase signifikan dalam pekerjaan yang menggunakan komputer. Saya tidak mendengar hal semacam itu dari user Android.


"iPad dan iPhone memiliki tingkat kepuasan konsumen tertinggi di segmen tablet dan ponsel. Kami menginginkan konsumen dari semua umur. Kami mencoba untuk menarik semua orang," tandasnya.

Suatu keberhasilan produk memang tak dapat diukur dari penjualannya saja, tentu kualitasnya juga harus diperhitungkan. Kedua hal ini merupakan hal yang sebenarnya tak dapat dipisahkan. Jika ada yang bisa menguasai pasar dengan kualitas yang diberikan, itulah yang sesungguhnya juara. Namun untuk bisa mewujudkan kedua hal tersebut tentu sangatlah sulit.